ARTIKEL TENTANG SEJARAH SISTEM OPERASI

Pengantar dan Definisi Sistem Operasi:

Setiap komputer yang kita gunakan baik pada zaman dulu atau sekarang itu tidak pernah luput dari yang namanya sistem operasi. Sistem operasi atau Operating System (OS) merupakan sekumpulan perangkat yang dimiliki komputer dan saling berkaitan satu dengan yang lain serta berinteraksi untuk menjalankan proses dalam pengolahan data untuk menghasilkan sebuah informasi. Sistem operasi ini merupakan hal pokok yang wajib ada pada komputer kita, sebab tanpa software ini komputer tidak akan berjalan semana mestinya, sehingga diperlukanlah software sistem operasi ini. Untuk jenis-jenis dari sistem operasi ini banyak, mulai dari yang sudah mendunia dan tekenal yaitu DOS, Windows, Mac, Linux, dan Android.



                                            Sejarah dari Jenis-Jenis Sistem Operasi


1. Sejarah Sistem Operasi DOS



Disk Operating System merupakan program software yang termasuk dalam kategori operasi berbasis teks. Seluruh kinerja software harus dikomandokan melalui teks dan pemrogramnya harus manghafal berbagai perintah untuk menjalankan program tersebut. Hingga saat ini progam DOS terus ditingkatkan hingga digunakan pada windows dan Microsoft. Pengoperasiannya pun dibagi menjadi dua, yaitu perintah internal dan perintah eksternal.

a) Sejarah perkembangannya:

Pertama kali DOS diciptakan pada tahun 1981 yang dibuat oleh sebuah perusahaan Seattle Computer Products bernama Quick and Dirty Operating System (Q-DOS) dengan tim Patterson. Kemudian Paterson memasarkan sistem buatannya itu dengan nama 86-DOS karena memang dikhususkan untuk komputer Intel. International Business Machine (IBM) merilis  versi-versi DOS yang tidak lebih dari delapan versi . Pada awalnya hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang disertakannya. Oleh sebab itu, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS tapi versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM. Ketika melisensikan DOS kepada IB, Microsoft menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya menyebutkan bahwa perusahaan lain boleh mengubah nama MS-DOS dengan nama lainnya.

Perkembangan MS-DOS ini cukup cepat dengan fitur-fitur signifikan yang diambil dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Microsoft Xenix. Ketika Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesar baru yang disebut Intel  80286 lalu Microsoft dan IBM mulai membuat proyek sistem operasi baru sebagai pengganti DOS atau yang biasa disebut OS/2 kemudian Microsoft meninggalkan proyek tersebut untuk memfokuskan diri pada pengembangan Microsoft Windows dan Microsoft NT.

DOS ini berfungsi untuk mengendalikan atau men-organisasikan kegiatan komputer, mengatur proses-proses input dan ouput data pada komputer, mengatur memori komputer, dan menagement file dan juga directory.

b) Adapun versi-versi sistem operasi DOS antara lain:

·         DOS 1.0

Pada PC-DOS 1.0 merupakan versi DOS pertama kali yang dibuat oleh Microsoft Corp. yang hak ciptanya dibeli oleh IBM Corp. Dimana kumunculan DOS ini dihubungkan dengan permintaan IBM atas pembuatan komputer PC pertama yang bernama IBM-PC. Versi DOS ini masih sangat sederhana dan kemampuanya terbatas. Oleh sebab itu diperbaiki dengan diterbitkanya versi 1.1 . Pada versi perbaikan ditambahkan kemampuan untuk mengakses disk drive dengan kapasitas 320KB.

·         DOS 2.0

Pada PC-DOS 2.0 yang dikeluarkan pada bulan Maret 1983 bersama munculnya komputer baru bernama PC/XT dari IBM. Karena versi 2.0 mempunyai beberapa kesalahan maka diperbaiki pada versi 2.10. Pada akhir tahun 1983, pihak Microsoft juga mengeluarkan versi yang diberi nama MS-DOS 2.11. Berbeda dengan PC-DOS 2.10, disini terdapat perintah yang tidak terdapat pada PC-DOS, yaitu perintah COUNTRY yang berguna untuk mengeset operasi tunggal dan jam yang berlaku pada suatu negara.

·         DOS 3.0

Pada PC-AT (Advanced Technology) tahun 1984 telah diterbitkan PC-DOS 3.0 dan MS-DOS 3.05. Dimana versi ini mendukung pemakaian disk drive kapasitas 1.2 MB dan pemakaian disk memori yang disebut Virtual Disk atau RAM Disk dengan menggunkan extended memory yang mana belum dapat dipakai langsung oleh DOS versi ini.

·         DOS 3.1

Pada PC-DOS 3.1 dan MS-DOS 3.1 Maret 1985memiiliki kelebihan dapat mendukung pemakaian sistem jaringan komputer (network) karena pada versi 3.0 ada sedikit bug.

·         DOS 3.2

Pada akhir tahun 1985, pihak IBM memperkenalkan laptop untuk mendukung pengoperasiannya dikeluarkan PC-DOS 3.2 yang mampu memanfaatkan disk drive dengan ukuran 3.5 inci ukuran 720 KB yang biasanya dipakai pada komputer laptop selanjutnya Microsoft mengeluarkan versi yang sama.

·         DOS 3.3

Pada pertengahan tahun 1987 dikeluarkan PC-DOS 3.30 dan MS-DOS 3.30 yang mana pemakainya paling banyak di Indonesia hingga kini masih banyak pemakai komputer yang menggunkan DOS versi ini. Kemampuan barunya adalah dapat mengakses hard disk sebanyak 30MB.

·         DOS 4.0

Pada bulan Juli 1988 terbit PC-DOS 4.0 dan beberapa bulan berikutnya tepatnya Desember, terbit versi perbaikannya PC-DOS 4.01 dan MS-DOS 4.01 terdapat fasilitas baru yang dinamakan program Shell untuk mengontrol kerja komputer dengan sistem menu, dan dikenalkan sistem label serial number untuk disk yang baru diformat. Mulai versi ini ukuran file sistem DOS seperti IBMBIO.COM/ IO.SYS, IBMDOS.COM/ MSDOS.SYS, dan COMMAND.COM pada satu disket makin membengkak, menjadikan sempit ruang disket itu sendiri. Karena itu,lebih baik menggunkan disket dengan kapasitas 360 KB.

·         DOS 5.0

Pada pertengahan tahun 1991 muncul PC-DOS 5.0 dan MS-DOS 5.0 pemakaian memori yang semula masih agak membingungkan telah diperbaiki, disamping penambahan fasilitas program bantu yang mana merupakan kerja sama dengan perusahaan Central Point Inc. pembuat program MIRROR, UNDELETE dan UNFORMAT.

·         DOS 6.0

Pada bulan Maret 1993, Microsoft memperkenalkan MS-DOS 6.0 pemakaian PC-DOS semakin berkurang karena semua pemakai komputer lebih cenderung memakai MS-DOS dikarenakan versi dari Microsoft lebih luwes untuk digunakan pada berbagai PC. Pada versi ini juga ditambahkan beberapa utility baru dan perintah-perintah konfigurasi sistem termasuk memori extended memory lebih mudah. Untuk utility yang ditambahkan sudah terkenal, seperti MSAV (Microsoft Anti Virus) yang berguna untuk melipat gandakan isi media penyimpanan dan lain-lain. Versi ini untuk memperbaiki versi 6.0, dimana terdapat perbaikan pada utility DoubleSpace, dan manajemen memori. Selain itu ada tambahan perintah baru seperti fasilitas MOVE, dan tampilan daftar file (directory) lebih mudah dibaca.

·         DOS 6.22

Pada versi ini terdapat perbaikan isi file DOS versi 6.0 dan 6.2, terutama file DOUBLESPACE sudah dihilangkan karena ada perselisihan dengan pihak pembuat program pemampat data Stacker.

·         DOS under Microsoft Windows (DOS 7.0 ke atas)

Pada saat diperkenalkanya sistem operasi Microsoft Windows, pemakaian sistem operasi DOS mulai berkurang, karena tampilan yang lebih menarik (GUI). Tetapi untuk menjembatani pemakai aplikasi yang masih menggunakan tampilan teks pada DOS, maka DOS ini masih dipertahankan.

2. Sejarah Sistem Operasi Windows

Windows adalah salah satu aplikasi yang ada pada komputer, laptop atau notebook sangat memudahkan pekerjaan manusia yang dibuat oleh Microsoft. Sistem Operasi Windows merupakan pengembangan dari MS-DOS, sebuah sistem operasi berbasis modul teks dan command-line atau CLI (Command Line Interface) yang menyediakan lingkungan berbasis grafis (Graphical User Interface (GUI)) dan kemampuan multitasking.

a) Sejarah perkembangannya:

Microsoft Windows termasuk salah satu aplikasi software yang paling terkenal untuk para pengguna PC.karena biasa kita gunakan dalam kehidupan. Tampilan Windows yang “user friendly” membuatnya menjadi pilihan utama. Sejarah Window dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI.

Microsoft menciptakan Windows 1.0 Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Word versi 1. Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak, kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi. Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas.

Windows versi 3.11 adalah versi Windows terakhir sebelum era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS-DOS. Versi Hibrida tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7. Tidak seperti Windows versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat menjalankan aplikasi Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi sendiri – X86-32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of Death). Dalam perkembangannya, windwos sudah banyak mengalami perubahan dalam versinya.

b) Adapun versi-versi sistem operasi Windows antara lain:

·         Windows 1 (Tahun 1985)


Microsoft khususnya Windows memulai karir pertamanya dengan merilis OS Windows Versi 1.0 yang dirilis pada pada 20 November 1985. Dirilisnya sistem operasi ini bukan sebagai OS yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka Graphical User Interface (GUI). Bisa dikatan juga, bahwa versi ini sebagai percobaan pertama bagi GUI. Selain itu, Windows versi 1.0 ini juga memiliki masalah dan kelemahan sama yang dimiliki oleh MS-DOS, yang tentu saja Windows 1.0 memiliki cukup banyak kekurangan sehingga belum begitu dikenal di masyarakat.

 

·         Windows 2 (Tahun 1987)


Pada perilisannya kali ini, windows menambahkan sedikit perubahan (upgrade) terhadap OSnya. Kali ini windows hadir dengan prosesor barunya yaitu Intel 286, dengan penambahan memory yang cukup besr, digunakannya fitur VGA yang mempercantik interface-nya, fitur komunikasi antar aplikasi mengunakan DDE (Dynamic Data Exchange) dan penambahan aplikasi Ms. Excel dan Ms. Word. Windows versi 2.0 ini di rilis pada tanggal 9 Desember 1987. Lalu, rilis selanjutnya yaitu Windows 2.1 sampai Windows 2.03, yang menambah fitur baru yaitu Protected Mode dan penggunaan memory yang lebih besar pada prosesor Intel 386 yang jelas lebih di upgrade dari versi sebelumnya.

·         Windows 3 (Tahun 1990)


Pada tanggal 22 Mei 1990 dirilislah versi upgrade dari versi sebelumnya, yaitu Windows versi 3.0, yang menawarkan peningkatan performa, advanced graphic dengan dukungan 16-colors, prosesor terbarunya yaitu Intel 386, dan didukungnya tampilan grafis oleh adanya card SVGA atau XGA yang hasilnya lebih mencolok dan juga icon yang lebih menarik.

·         Windows 3.1 (Tahun 1992)

Windows yang dirilis pada tahun 1992 ini merupakan versi evolusi dari Windows 3.0, yang mana versi kali ini menambahan fitur barunya yaitu fitur Multimedia dan True Type Font. Windows versi 3.1 ini juga merupakan versi windows pertama yang didistribusikan melalui CD-ROM.

·         Windows Workgroup (Tahun 1992)

Rilisnya versi ini hampir berbarengan dengan Windows 3.1. Sebenarnya ide untuk mengeluarkan system operasi berbasis wokrsgroup sudah dimunculkan pada Windows 3.1, akan tetapi pengembangan lebih lanjut baru terdapat pada versi 3.1.1, yang mana pada versi ini merupakan cikal bakal dari sistem operasi Windows yang berbasis jaringan (network).

·         Windows 95 (Tahun 1995)


Windows versi 95 ini dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995, yang mana pada perilisannya versi ini membawa fitur yang sangat menonjol yaitu diperkenalkannya tombol Start dan Menu Start, yang sampai saat ini masih ada dan terletak di pojok kiri bawah layar. Windows 95 ini juga sudah terintegrasi dengan 32-bit TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan sudah mendukung jaringan Internet, dial-up networking, dan dukungan Plug and Play, dimana kita bisa menginstall Device dengan hanya mencolok kabel hardwarenya. Versi 32 bit dari Windows 95 terdapat peningkatan kapabilitas multiedia, fitur yang lebih kaya untuk mobile computing, dan Networking yang sudah diintegrasikan.

·         Windows 98 (Tahun 1998)


Pada 25 Juni tahun 1998 diluncurkanlah OS windows terbarunya yaitu versi 98. Yang mana Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95.

Windows versi ini sudah dilengkapi dengan Internet Explorer 4, Outlook Express, Windows Address Book, Microsoft Chat, dan NetShow Player. Netshow Player kemudian digantikan dengan Windows Media Player pada Windows 98 edisi ke-2 pada tahun 1999. Penggunaan USB mulai berkembang pesat pada Windows 98, termasuk USB hubs dan USB mice. Salah satu perubahan besar yang juga terjadi pada Windows 98 adalah adanya Windows Driver Model untuk komponen komputer dan accesories, yaitu sebuah driver yang mendukung semua versi Windows di masa setelahnya.

·         Windows 2000 (Tahun 2000)


Windows versi kali ini dirilis pada tahun 2000, lebih tepatnya pada tanggal 17 Februari 2000. Windows 2000 termasuk kedalam keluarga Windows NT yang khusus dibuat untuk kalangan bisnis, ada versi Professional, Server, Advanced Server dan Datacenter Server. Pada Windows 2000, hal yang paling menonjol adalah mulai diperkenalkan sistem hibernation yang terletak bersamaan dengan shutdown, restart dan stand by.

·         Windows ME (Tahun 2000)


Tak lama dari perilisan Windows 2000, Microsoft kemudian mengeluarkan OS untuk versi rumahan, yaitu Windows ME (Milenium Edition). Versi ini dirilis pada tahun yang sama dengan Windows 2000, pada bulan September, tetapi di khususkan bagi pengguna rumahan. Di Windows inilah pertama kali ada fitur System Restore untuk merestore PC ke titik tertentu jika mengalami permasalahan. Namun demikian, banyak yang menganggap bahwa Windows ME ini adalah produk gagal yang memiliki banyak masalah. Dalam versinya kali ini, windows ME memperkenalkan beberapa konsep penting untuk para penggunanya, seperti sistem recovery otomatis. Pada Windows ME, pertama kali diperkenalkan Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7, dan Windows Movie Maker.

·         Windows XP (Tahun 2001)


Tidak berapa lama dari perilisan Windows ME, dirilislah versi teranyarnya yaitu Windows XP pada bulan Agustus taun 2001. Windows XP merupakan salah satu versi Windows yang paling banyak disukai oleh pengguna. Berbasiskan Windows 2000 dan juga elemen yang ramah pengguna dari Windows ME, pada Windows XP, menu Start berwarna hijau dan taskbar memiliki tampilan visual yang sangat baik. Pada Windows XP, diperkenalkanlah Clear Type, sebuah program yang didesain untuk memudahkan sebuah teks dibaca pada layar, juga beberapa inovasi lainnya seperti CD-burning, dan fitur autoplay dari sebuah CD.

Windows XP yang merupakan operating sistem terlaris dan terlama sepanjang masa. Berbeda dengan operating sistem lainnya, Win XP mampu bertahan hingga 7 tahun dari tahun 2001 hingga tahun 2007.

·         Windows Vista (Tahun 2006)


Windows Vista merupakan rilisan Microsoft yang perannya meneruskan OS sebelumnya yaitu Windows Vista pada 30 Januari 2007. Fitur-fitur pada Windows Vista perubahannya boleh dikatakan radikal, terutama pada bagian user-interface, tingkat keamanannya juga ditambahkan oleh Microsoft, sehingga Microsoft megklaim versi terbarunya ini lebih stabil dan aman.

Pada Windows Vista, tampilan Windows lebih fokus pada elemen transparan, seperti search dan security di dalamnya. Pada Windows Vista, terdapat Windows Media Player 11, dan IE 7, juga terdapat speech rocognition, Wondows DVD Maker, serta Photo Gallery di dalamnya.

·         Windows 7 (Tahun 2009)


Windows 7 ini dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009. Pada versinya kali ini, Windows 7 termasuk kedalam OS yang paling digemari, bahkan sampai saat ini masih banyak pengguna yang menggunakan OS versi tersebut yang katanya versi ini lebih user friendly daripada versi sebelumnya. Pada Windows 7 ini, Microsoft menambahkan beberapa fitur barunya seperti Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8 dan lain sebagainya.

·         Windows 8 (Tahun 2012)

Pada tahun 2012, Microsoft memasarkan OS upgradenya yang terbaru yaitu Windows 8. Windows 8 sebenarnya sudah mulai dikembangkan pada tahun 2009, yaitu sebelum Windows 7 dirilis. Windows 8 ini mengalami beberapa kali peningkatan build yang pada akhirnya build tersebut baru dipatenkan pada 1 Agustus 2012, dan Windows 8 kemudian diluncurkan pada 25 Oktober 2012 dan meluncurkan Windows 8 untuk publik keesokan harinya.

Hal yang paling mencolok dari Windows 8 adalah adanya widget untuk menggantikan daftar berbagai program di tombol Start. Windows 8 dapat dijalankan dengan lebih cepat (terutama pada proses booting) dibanding versi Windows sebelumnya. Windows 8 juga dilengkapi dengan USB 3.0.

·         Windows 8.1 (Tahun 2013)

Selang satu tahun dari perilisian Windows 8, Microsoft kemudian merilis versi pengembangannya dari Windows 8, yaitu Windows 8.1 yang dirilis pada bulan Oktober tahun 2013. Seperti yang kita ketahui pada versi sebelumnya yaitu Windows 8, OS tersebut menyuguhkan interface yang apik akan tetapi tidak ada menu start yang memang cukup merumitkan para pengguna yang tidak bermodalkan PC atau Perangkat bergerak yang memiliki fitur touchscreen. Sehingga pada versi Windows 8.1 di memunculkan kembali menu Start, namun dengan ikon yang bergambar empat jendela (logo Windows versi flat), bukan tulisan “Start”. Kembalinya menu Start ini diharapkan agar lebih memudahkan pengguna yang masih menggunakan mouse dan keyboard tanpa layar sentuh. Penempatan menu Start pada Windows 8.1 sama dengan Windows 7, yakni berada di pojok kiri bawah desktop. Perbedaan lain antara Windows 8.1 dengan 8 terletak pada ukuran tile pada Start Screen. Ukuran tile pada Windows 8.1 terlihat jauh lebih fleksibel dan bervariasi.

·         Windows 10 (Tahun 2015)

Microsoft kembali memproduksi OS Windows terbarunya yang memiliki tingkat kecanggihan yang lebih tinggi dari semu OS yang diproduksinya. Microsoft kali ini merilis Windows versi 10, yang mana OS ini diperkenalkan pada tanggal 30 September 2014, dan baru dirilis pada tanggal 29 Juli 2015. Windows 10 ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan pada interface yang diperkenalkan oleh Windows 8 dengan menambahkan mekanik tambahan yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna untuk perangkat yang tidak ada layar sentuh, termasuk kebangkitan menu Start yang terlihat di Windows 7, sistem desktop maya, dan kemampuan lainnya yang lebih canggih. Windows versi ini lebih banyak digandrungi dan kebanyakan orang-orang mengupgrade OS terdahulunya ke OS Windows 10 ini karena disuguhkannya fitur dan kecanggihan yang lebih maksimal.Sejarah Sistem Operasi MS-MAC

3. Sejarah Sistem Operasi MAC

Macintosh Operating System atau yang biasa dikenal dengan MacOS adalah sebuah sistem operasi komputer yang dirilis oleh perusahaan ternama Apple Corporation. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001. Versi ini adalah versi yang lebih independen dibandingkan pendahulunya karena versi ini berdasarkan pada sistem operasi NeXTSTEP dan teknologi NeXT. Saat peluncuran pertama Mac OS X, 2001-2006, Mac OS X hanya dapat dijalankan menggunakan komputer Mac berbasis prosesor PowerPC. Mulai 2006 Mac OS X (Tiger dan Leopard) dapat dijalankan menggunakan komputer dengan basis prosesor Intel dan PowerPC. Kemudian Apple meluncurkan Snow Leopard yang merupakan versi pertama Mac OS X yang hanya dapat dijalankan di posesor Intel Macs.

a) Sejarah perkembangannya:

Sistem operasi ini dipublikasikan pada Januari 1984 melalui iklan Super Bowl. Sistem operasi ini merupakan software yang pertama kali menggunakan sistem GUI (Graphical User Interfaces) jauh sebelum Windows menggunakannya. Terciptanya MacOs ini tidak luput dari orang-orang penting di dalamnya, yaitu Bill Atkinson, Jef Raskin dan Andy Hertzfeld. Pada awal penciptaannya, MacOS menghadirkan fiturnya yang hampir sama dengan Windows 95 dan MacOS juga dibuat sederhana dengan tujuan agar dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh semua orang. Apple sengaja menyembunyikan sistem operasi aslinya tujuannya untuk membedakan Mac OS dengan MS-DOS yang jauh lebih mudah untuk dipakai daripada Mac OS. Di dalam perkembangannya, Macintosh OS memiliki 2 jenis, yakni Mac OS klasik serta Mac OS X. Setelah terciptanya Macinthos Oprating Sistem, perusahaan Apple ini tidak luput dari pengembangan ciptaannya agar lebih baik di setiap tahunnya.

b) Adapun versi-versi sistem operasi MAC antara lain:

·         System 1 (Tahun 1984)

Pada tahun ini, Apple Inc. belum menamai sistem operasinya MacOS melainkan System 1. OS versi ini dirilis pada tanggal 24 Januari 1984, dan Apple membuat OS ini menjadi satu-satunya OS yang sudah memiliki sistem GUI (Graphical User Interfaces), dan sejak itu, GUI jadi pionir perkembangan dari OS lainnya. Akan tetapi OS ini belum bisa menjalankan fitur Multitasking.

·         System 2 (Tahun 1985)

Pada April 1985 Aplle merilis OS barunya yaitu System 2, OS ini merupakan pembaruan dari OS sebelumnya, yang mana didalamnya sudah dilengkapi oleh Finder 4.1 serta Mini Finder yang mana berfungsi untuk membuka aplikasi dengan lebih cepat. System 2 ini jugs menyuguhkan fitur barunya yaitu pengambilan screenshot yang bisa digunakan dengan menekan tombol Shift + Command + 3 pada keyboard. System 2 ini juga bisa men-shutdown komputer melalui menu yang disediakan.

·         System 3 (Tahun 1986)

Di tahun kali ini, MacOS merilis versi 3.0 berbarengan dengan diperkenalkannya MacPlus. Versi 3.0 ini dirilis pada Januari 1986 dengan hadirnya Finder 5.1, yang mana versi 3.0 ini mampu menjalankan performanya dengan lebih cepat dibanding versi sebelumnya. Hal Ini dikarenakan adanya teknologi Disk Cache yang akan menyimpan kegiatan yang sering dilakukan di memori. Satu bulan kemudian System versi 3.1 dirilis dan selanjutnya System versi 3.2 juga rilis pada Juni 1986 dan System versi 3.3 pada Januari 1987.

·         System 4 (Tahun 1987)

Versi selanjutnya yaitu System 4, yang dirili pada Maret 1987 dengan Finder 5.4. Pada perilisannya kali ini, perubahan yang ada tidak begitu berarti, hanya memperbaiki bugsnya saja. System 4 ini bisa dijalankan di MacOS dengan kapasitas RAM 512Kb. Barulah pada pada satu bulan berikutnya, Apple merilis System versi 4.1 dengan versi Finder 5.5 dan hanya bisa dijalankan di MacOS dengan kapasitas RAM 1 Mb lebih.

·         System 5 (Tahun 1987)

Pada tahun yang sama, Apple kembali merilis versi teranyarnya dari versi sebelumnya yaitu System 5 dengan versi Finder 6.0, akan tetapi nama versi itu merupakan perubahan nama dari System 4.0 karena awal nama versi pada bulan ini ialah System 4.0. Versi ini dirilis pada bulan Oktober 1987, yang mana pada versi kali ini para pengguna bisa melakukan Copy-Paste dengan lebih mudah dan dengan dilengkapinya Progress bar dan tombol cancle. Pada versi System 5 ini pula, Apple memperkenalkan fitur Multitasking dengan adanya MultiFinder. Selanjutnya, Aplle merilis kembali versi barunya yaitu System 4.3 dengan Finder 6.0 atau biasa disebut juga System 5.1 pada bulan November 1987.

·         System 6 (Tahun 1988)

Perusahaan Apple yang mulai sukses ini, kembali merilis versi teranyarnya kembali yaitu System 6, yang mana versi ini dirilis pada Juni 1988. Pada versi kali ini, Apple menyuguhkan performa sistem operasinya yang lebih stabil dan berjangka waktu yang cukup lama. OS kali in dapat berjalan dengan sangat cepat dibanding versi sebelumnya, dan juga System 6 ini bisa menjalankan Floppy Disk hanya dengan kapasitas RAM 300-400 Kb saja, yang tentunya masih banyak sisa RAM yang dapat digunakan untuk Aplikasi lainnya.

·         System 7 (Tahun 1991)

Pada tanggal 13 Mei 1991 merupakan tanggal perilisan versi OS terbarunya dari Apple yaitu System 7. Yang mana System 7 ini membawa perubahan yang cukup signifikan, seperti penggunanya dapat membuka banyak aplikasi sekaligus, akan tetapi kapasitas RAM harus masih ada yang tidak terpakai. Versi ini juga menyuguhkan fitur berbagi file pada harddisk dengan menggunakan sistem Network.

·         Mac OS 7.6 (Tahun 1997)

Pada tahun inilah Apple mulai menggunakan nama Mac OS untuk Softwarenya. Mac OS 7.6 merupakan rilisan terbarunya pada Januari 1997, yang awalnya bernama System 7.6 akan tetapi diganti menjadi Mac OS 7.6, dan ari sinilah mulai digunakannya penamaan Mac OS untuk software OS selanjutnya.

·         Mac OS 8 (Tahun 1997)

Tahun 1997 tepatnya pada bulan Juli 1997, merupakan awal kesuksesan dari perusahaan Apple ini. Yang mana pada tanggal tersebut, Apple merilis OS terbaru yaitu Mac OS 8 yang menurut kabar, OS ini laku dipasaran dengan terjualnya 1,25 juta kopi dalam 2 minggu pertamanya dan pada jangka waktu 6 bulan mulai terjual 3 juta kopi. Pasalnya, memiliki Mac OS ini menjadi suatu ‘kewajiban’ bagi para pengguna Mac OS.

·         Mac OS 9 (Tahun 1999)

Perusahaan Apple kembali merilis Mac OS 9 dengan membawa pembaruan yang cukup mumpuni. Pasalnya, pada versi ini Apple memperkenalkan fitur Multi User System, dimana setiap pengguna bisa menyimpan data dan sistem settings mereka. Mac OS 9 memiliki implementasi dan manajemen memori yang lebih baik daripada versi-versi sebelumnya. Di versi inilah Apple memperkenalkan Apple Software Update ntuk mengupdate OS dan di versi ini pula, perusahan Apple menganggap bahwa versi ini merupakan awal transisi atau perpindahan nama dari Mac OS menuju Mac OS X.

·         Mac OS X 10 (Cheetah)

Pada saat inilah Apple membawa begitu banyak perubahan pada OSnya, OS yang bernama Mac OS X versi 10.0 dengan kode nama Cheetah dirilis pada tahun 2000. Yang mana, versi ini membawa banyak update seperti tersedianya ratusan Aplikasi dan juga pertamakalinya diperkenalkan sistem DOCK untuk pengaturan aplikasi pada Mac OS. Dilakukannya perubahan yang pesat ini dikarnakan Apple melihat semakin majunya pola pikir masyarakat dan tingkat kebutuhan yang sangat meningkat, sehingga pengguna membutuhkan sistem operasi yang canggih yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan mereka.

·         Mac OS X 10.1 (Puma)

Pada perilisan ke dua dari Mac OS X, Apple merilis versi terbarunya yaitu Max OS X 10.1 dengan kode nama Puma yang dirilis pada tahun 2001, akan tetapi baru diresmikan pada tahun 2011. Pada versinya kali ini, perusahaan Apple menyuguhkan OSnya dengan tampilan desain yang lebih modern dan elegan yang disebut Aqua. Tidak hanya itu saja, Apple juga memberikan dukungan lebih terhadap media dan perangkat seperti DVD, MP3, CD, printer, dan kamera digital.

·         Mac OS X 10.2 (Jaguar)

Apple merilis Mac OS X 10.2 dengan kode nama Jaguar yang dirilis pada tahun 2002 bulan Agustus. Fitur yang dibawa OS ini lumayan banyak antara lain iChat, filter junk mail, dan teknologi jaringan yang lebih baik. Versi ini juga mengupgrade stabilitas yang menjadi lebih tinggi, peningkatan performa dan kecepatan yang lebih baik.

·         Mac OS X 10.3 (Panther)

Versi keempat ini dirilis pada 24 Oktober 2003 bernama Mac OS X 10.3 dengan kode nama Panther. Ada banyak fitur yang ditambahkan pada Mac OS X 10.3 ini, antara lain Finder dengan satu akses klik ke file dan folder, fitur tampilan Expose, dan iChat AV untuk video konferensi. Pada versi ini juga, ditambahkan beberapa aplikasi baru seperti Font Book, FileVault, dan Safari. Inilah pertama kalinya browser Safari diperkenalkan untuk menggantikan Internet Explorer.

·         Mac OS X 10.4 (Tiger)

Rilisan versi kelima kali ini, dirilis agak jauh dari tahun perilisan sebelumnya yaitu pada tahun 2005 bulan April, yang mana versi Mac OS X 10.4 diberi kode nama Tiger. Banyak fitur baru yang menarik ditambahkan kedalam OS ini, seperti fungsi pencarian dengan Spotlight dan Dashboard yang mendukung widget untuk pertama kalinya. OS ini begitu terkenal di masyarakat bahkan penjualannya mencapai angka 2 juta kopi dalam jangka waktu enam minggu. OS ini memiliki beberapa keunggulan, salah satunya yaitu merupakan Mac OS pertama yang menggunakan Processor Intel dimana Mac versi sebelumnya menggunakan Power PC.

·         Mac OS X 10.5 (Leopard)

Mac OS X 10.5 dengan kode nama Leopard ini dirilis pada tahun 2007 tanggal 26 Oktober. Perusahaan Apple menambahkan fitur Cover Flow di Finder dan Time Machine, selain itu juga ada beberapa perbaikan bugs pada fitur pencarian file dengan Stacks, desain ulang Finder dan Quick Look. Mac OS X Leopard ini memiliki 2 versi, yaitu Desktop dan Server.

·         Mac OS X 10.6 (Snow Leopard)

Pada tahun 2009 bulan Agustus, perusahaan Apple merilis Mac OS X dengan kode nama Snow Leopard. Pada versinya kali ini Apple melakukan pembaruan besar-besaran secara sistem keseluruhan, karena Apple menyatakan telah memperbarui 90% dari 1000 proyek yang terlibat dalam pengembangan Mac OS X. Versi ini juga telah mendukung prosesor 64 bit.

·         Mac OS X 10.7 (Lion)

Pada tahun 2011 perusahaan Apple kembali mengembangkan OS dengan merilis Mac OS X 10.7 yang diberi kode nama Lion. Pada OS versi terbaru ini terdapat beberapa fitur baru antara lain teknologi berbagi file secara nirkabel AirDrop dan desain ulang aplikasi Mail. Juga ada tool interface LaunchPad untuk menampilkan tampilan layar iPhone dan iPad ke Mac OS. Platform ini juga akan mendukung penuh layar multitouch. Lion juga menjadi Mac pertama yang dapat diunduh di toko aplikasi utama milik Apple, Apple Store. Terdapat sekitar 250 fitur yang ada di Apple Store, baik berupa fitur baru maupun fitur yang diperbarui.

·         Mac OS X 10.8 (Mountain Lion)

Apple merilis Mac OS X 10.8 dengan kode nama Mountain Lion yang dirilis pada tahun 2012, akan tetapi Apple tidak terlalu banyak melakukan perubahan dibandingkan dengan versi sistem operasi sebelumnya. Mountain Lion dapat ditemukan dan digunakan pada komputer Apple model terbaru, untuk komputer model Mac terdahulu juga punya kesempatan untuk meng-upgrade sistem operasinya. Namun, model yang didukung terbatas kepada Mac yang memiliki prosesor 64 bit dan dapat menjalankan kernel 64 bit saja. Adapun fitur yang ditambahkan oleh Apple berupa aplikasi iMessage, iCloud, dan integrase yang lebih baik dengan jejaring sosial Twitter.

4. Sejarah Sistem Operasi Linux


Linux adalah keluarga sistem operasi bebas dan sumber terbuka yang dibangun di atas kernel Linux. Dengan lisensi bebas dan sumber terbukanya, Lisensi Publik Umum GNU, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja. Linux banyak digunakan di berbagai platform, terutama penggunaannya di peladen yang cukup popular. Selain itu, Linux juga digunakan di desktop dan konsol. Berbagai pengamat teknologi informasi menganggap bahwa kesuksesan Linux dikarenakan distribusi Linux tidak bergantung pada vendor, biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan sistem operasi Unix tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model perangkat lunak sumber terbuka.

a) Sejarah perkembangannya:

Linux dimulai setelah kemunculan sistem operasi UNIX yang diperkenalkan ke publik sekitar tahun 1970-an yang dikembangkan dan dirilis oleh AT&T Bell Laboratories. Pengembangan sistem operasi yang mirip UNIX (Unix like operating system) menjadi pupoler dan dikembangkan oleh banyak pihak.

Pada tahun 1983, Richard Stallman mebuat projek GNU dengan target membuat sistem operasi yang Free mirip dan kompatible dengan UNIX. GNU  bukanlah suatu perusahaan profit melainkan wadah suatu komunitas yang menjunjung tinggi Free and Open Source software. Aplikasi yang berlisensi GNU General Public License memberikan 3 kebebsan untuk penggunanya yaitu bebas untuk menggunakan,mendistribusikan dan mengubah untuk pengembangan.

Pada awalnya, karnel atau software yang dibuat Linus Torvald bukan bernama Linux. Awalnya Linus Travalds ingin menyebut temuannya dengan nama ‘Freax’ yang merupakan gabungan dari ‘Free Freak dan X’ yang mengacu pada nama Unix. Namun seseorang bernama Ari Lemmke dari universitas Helsinki yang saat itu menjadi relawan administrator FTP berfikir bahwa nama Freax untuk sebuah kernel tidaklah bagus untuk didengar, lalu tanpa persetujuan Linus dia mengubah nama kernel tersebut dengan nama Linux yang kemudian file karnel tersebut diupload ke FTP server pada bulan september 1991. Setelah itu perkembangan Linux menjadi sangat cepat.

Pada 5 Oktober 1991 Linus mengumumkan kernel Linux 0.02 dan pada 19 Desember 1991 dia kembali memperkenalkan versi kernel 0.11 yang mana pada versi ini Linux sudah dapat berfungsi selayaknya sistem operasi standar. Sampai versi 0.11 kernel Linux masih berlisensi free software. Namun pada rilis berikutnya Linus mengganti lisensi kernel yang ia ciptakan menjadi GNU/GPL (General Public License) hal ini membuat siapapun dapat melihat, mengembangkan dan berpartisipasi dalam proses development Linux.

Pada tahun 1984, GNU memulai projeknya dengan pembuatan software, compiler, editor, textformatters, GUI, libraries, modules dan masih banyak lagi. Dalam proses pembutannya sengaja didesain kompatible dengan sistem operasi yang sudah ada yaitu UNIX, pilihan ini didasarkan bahwa UNIX telah membuktikan desain yang unggul dan portable. Akhirnya pada tahun 1990, GNU telah selesai membuat semua komponennya seperti software, compiler, textformatters, dan lain sebagainya, kecuali sattu yaitu Karnel. GNU belum berhasil membuat karnelnya sendiri.

Sehingga, pada tahun 1991 seorang mahasiswa bernama Linus Torvald yang belajar di Universitas Helsinki jurusan Computer Science membuat sebuah kernel untuk dipakai di komputernya sendiri dengan menggunakan bahasa C dan dicompile yang menggunakan GNU C Compiler, kernel milik Linus dibuat tanpa mengutip kode kernel UNIX, tetapi kernel UNIX hanya dijadikan sebagai bahan inspirasi oleh mahasiswa tersebut. Tidak lama setelah itu, Linus Torvald akhirnya mempublikasikan Software buatannya tersebut pada bulan September di tahun 1991 kernel ini di luncurkan dengan nama Linux dan berbasis open source. Kernel ini sendiri di beri versi 0.01 yang kemudian kernel ini di gabungkan dengan project GNU hingga terbentuklah nama GNU/Linux.

Pada awal kemunculanya yakni pada dekade 1990-2000, Linux hanya di gunakan pada lingkungan aplikasi berskala besar seperti web server, network server dan database server. Namun setelah itu Linux mulai di kembangkan untuk desktop. Banyak variasi sistem operasi Linux mulai dari RedHat, Debian, Slackware beserta turunanya.

5. Sejarah Sistem Operasi Android

Android adalah sistem operasi yang dirancang oleh Google dengan basis kernel Linux untuk mendukung kinerja perangkat elektronik layar sentuh, seperti tablet atau smartphone. Jadi, android digunakan dengan sentuhan, gesekan ataupun ketukan pada layar gadget. Android bersifat open source atau bebas digunakan, dimodifikasi, diperbaiki dan didistribusikan oleh para pembuat ataupun pengembang perangkat lunak. Dengan sifat open source perusahaan teknologi bebas menggunakan OS ini diperangkatnya tanpa lisensi alias gratis

a) Sejarah perkembangannya:

Di awal pembuatannya, Android ditargetkan bagi penggunaan perangkat kamera digital. Akan tetapi, para pencipta Android, yaitu Andy Rubin, Chris White, dan Nick Sears berpendapat bahwa pasar untuk kamera digital tidak terlalu besar. Maka dari itu, sistem operasi ini kemudian dialihkan penggunaannya pada ponsel pintar.

Pada tahun 2004, Android mulai dipasarkan dan berhadapan dengan saingan smartphone berbasis sistem operasi Symbian dan Windows Mobile. Di awal pemasarannya ini, Andy Rubin dan partner-nya sulit mendapatkan investor. Hingga akhirnya, Android berhasil mendapatkan suntikan dana sebesar 10.000 dolar Amerika dari Steve Perlman, seseorang yang kala itu ingin membantu Andy Rubin. Di bulan Juli 2005, Google mengakuisisi Android Inc. dengan uang sebesar 50 juta dolar.

Para pendiri Android kemudian bergabung dengan Google dan memimpin proyek ini. Setelah Google akhirnya berkompetisi juga dalam perangkat ponsel pintar yang dibelinya, yaitu Android, Google akhirnya membuat prototipe. Prototipe tersebut merupakan smartphone yang memiliki keyboard, seperti mililk  Blackberry. Hingga Desember 2006, berita mengenai prototipe Android ini terus tersiar.

Pada tahun 2007, perusahaan Apple merilis iPhone dengan desain smartphone yang hampir seluruh permukaannya menggunakan layar sentuh. Mulai dari situ, Google memikirkan bagaimana perkembangan smartphone Android untuk ke depannya, mengingat prototipe awalnya menggunakan keyboard tanpa layar sentuh sama sekali. Untuk menyaingi iPhone, Nokia dan Balckberry merilis ponsel dengan layar sentuh di tahun 2008. Tak ingin kalah dengan kompetitornya, Google juga merilis ponsel dengan layar sentuh, yaitu HTC Dream atau T-Mobile G1. Namun, tak hanya layar sentuh saja, smartphone ini juga tidak meninggalkan penggunaan keyboard.

b) Adapun versi-versi sistem operasi Android antara lain:

·         Android 1.0 Astro

Pertama kali dirilis pada 23 Spetember 2008. Sebenarnya Android versi pertama ini akan dinamai dengan nama “Astro” tapi karena alasan hak cipta dan trademark nama”Astro” tidak jadi disematkan pada versi pertama dari OS Android ini. HTC Dream adalah ponsel pertama yang menggunakan OS ini.

·         Android 1.1 Bender

Dirilis pada 9 Februari 2009. Versi Android kedua ini lagi lagi mengalami masalah penamaan yang sama dengan versi pertamanya. Pada awalnya Android ini akan diberi nama “Bender” akan tetapi karena alasan melanggar trademark, nama “Bender” tidak jadi disematkan pada versi Android ini. Awalnya versi OS Android ini dirilis untuk perangkat T-Mobile G1 saja. Versi ini merupakan update untuk memperbaiki beberapa bugs, mengganti API dan menambahkan beberapa fitur.

·         Android 1.5 Cupcake

Dirilis pada 30 April 2009. Nah, mulai versi Android ini penamaan menggunakan nama makan pencuci mulut (dessert) mulai digunakan, karena ini merupakan versi yang ketiga maka penamaan diawali dengan huruf “C” dan jadilah “Cupcake” menjadi nama resmi dari versi OS Android ketiga ini. Sistem operasi versi paling awal ini memiliki fitur yang dibilang sudah lazim saat ini seperti  kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

·         Android 1.6 Donut

Dirilis pada 15 September 2009. Terdapat peningkatan pada fitur pencarian dan UI yang lebih user friendly. Pada versi ini juga sudah mendukung teknologi CDMA/EVDO, 802.1x, VPNs. Donut menandai titik dimana Android sudah bisa disematkan dalam di perangkat dengan beberapa ukuran layar yang berbeda. Selain itu, untuk memudahkan pengguna dalam menjelajahi antarmuka ponsel, muncul fitur baru berupa search box yang ada dalam home screen.

·         Android 2.0-2.1 Éclair

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 Eclair, untuk pertama kalinya membawa fitur baru untuk mempermudah pengguna dalam bepergian, yakni Google Map. Fitur peta yang kelak sangat populer itu datang lengkap dengan turn-by-turn navigation dan panduan suara  (voice guidance) yang masih ada hingga sekarang. Perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Beberapa versi updatenya antara Android v.2.0 kemudian v2.0.2 dan terakhir v.2.1

·         Android 2.2 Froyo (Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

·         Android 2.3 Gingerbread

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

·         Android 3.0/3.1 Honeycomb

Diperkenalkan pada 22 Februari 2011 dan Motorola Xoom adalah yang pertama kali menggunakannya. Android versi ini merupakan OS yang didesain khusus untuk pengoptimalan pengunaan pada tablet PC. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Honeycomb mengusung beberapa perubahan dibanding OS Android untuk smartphone, seperti warna tema biru -bukan hijau- dan preview untuk widget.

·         Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.

·         Android 4.1/4.2/4.3/ Jelly Bean

Sistem Operasi Android berikutnya pada 2012 masih memiliki nomor versi “4”, tapi memiliki julukan baru, yakni Jelly bean (versi 4.1). Di sinilah Google mulai menerapkan teknologi asisten digital Google Now yang bisa diakses dengan sapuan jari dari home screen. (versi 4.2) Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam tablet saja), widget terbaru.  (versi 4.3) Merupakan pembaharuan dari android jelly bean sebelumnya dimana rilis ada pada 24 Juli 2013 di San Francisco. Nexus 7 generasi 2 adalah Smartphone  pertama yang menggunakan OS tersebut.

·         Android 4.4 KitKat

Pada tanggal 3 september 2013. Meskipun pada awalnya di beri anma “Key Lime Pie” (“KLP”), nama itu berubah karena “sangat sedikit orang benar-benar tahu rasa key lime pie.” Sistem operasi Android KitKat membawa banyak peningkatan yang cukup signifikan. Pada versi ini, Google fokus meningkatkan user experience pengguna Android dengan meningkatkan performa sistem operasinya. KitKat memulai debutnya pada Google Nexus 5pada tanggal 31 Oktober 2013, dan dioptimalkan untuk berjalan pada rentang yang lebih besar dari perangkat dari versi Android sebelumnya, memiliki 512 MB RAM sebagai minimum yang disarankan.

·         Android 5.0 Lollipop

Android Lollipop adalah versi stabil terbaru dengan versi antara 5.0 dan 5.1. Diresmikan pada 25 Juni 2014 saat Google I / O, dan tersedia secara resmi melalui over-the-air (OTA) update pada tanggal 12 November 2014, untuk memilih perangkat yang menjalankan distribusi Android dilayani oleh Google (seperti perangkat Nexus dan Google Play edition). Salah satu perubahan yang paling menonjol dalam rilis Lollipop adalah user interface yang didesain ulang dan dibangun dengan yang dalam bahasa desain disebut sebagai “material design”. Perubahan lain termasuk perbaikan pemberitahuan, yang dapat diakses dari lockscreen dan ditampilkan pada banner di bagian atas screen.

·         Android 6.0 Marshmallow

Tiba di tahun 2015, untuk menyudahi kekecawaaan pengguna Android terhadap Lollipop, Android kembali merilis sistem operasi baru yaitu Marshmallow. Sistem operasi ini membawa banyak fitur baru yang lebih canggih. Beberapa fitur baru yang ada di Marshmallow di antaranya adalah: Doze untuk menghemat baterai, dukungan sensor sidik jari untuk buka kunci layar, dukungan USB tipe C, dan fitur percobaan Multi-Window agar penggunanya bisa memakai 2 aplikasi berbeda dalam 1 layar.

·         Android 7.0 Nougat

Nougat (versi 7.0) keluaran 2016 adalah salah satu upgrade terbesar untuk sistem operasi Android. Sistem operasi Nougat adalah pengembangan dari Marshmallow. Versi Android ini membawa peningkatan performa dan antarmuka yang lebih intuitif. Selain itu, fitur Multi-Window yang masih dalam tahap uji coba sebelumnya kini sudah sempurna dan mendukung lebih banyak aplikasi. Dengan fitur ini, pengguna bisa pakai 2 aplikasi bersamaan, misalnya nonton YouTube sambil balas pesan WhatsApp.

·         Android 8.0 Oreo

Setelah Nougat, Android Oreo (versi 8.0) yang dirilis pada 2017 menambah lebih banyak fitur multi-tasking seperti Picture-in-Picture. Bagian notifikasi ikut dirombak. Pengguna bisa mengatur notifikasi mana saja yang akan ditampilkan dan apa yang dilakukan perangkat saat menyuguhkannya. Tampilan Android Oreo sangat berbeda dengan pendahulunya. Tampilan UI di versi Oreo kini lebih rapi dan segar. Tampilannya pun lebih difokuskan untuk memudahkan pengguna mengakses aplikasi dan mencari informasi yang dibutuhkan.

·         Android 9.0 Pie

Inilah perkembangan Android sistem teranyar yang baru saja diresmikan pada Agustus 2018 lalu. Android Pie (versi 9.0) mengganti tiga tombol navigasi dengan tombol tunggal berbentuk elips. Versi Android terbaru dengan nama kue Pie ini membawa lompatan baru dalam sejarah sistem operasi handphone. Android Pie sudah didukung kemampuan kecerdasan buatan (AI). Berkat AI, Handphone Android jadi semakin pintar karena bisa mempelajari pola penggunaan secara otomatis. Android Pie bisa menyesuaikan konsumsi baterai dengan rutinitasmu sehari-hari.



Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/MS-DOS#:~:text=MS%2DDOS%20dirilis%20pertama%20kali,MS%2DDOS%20merupakan%20salah%20satu

https://www.nesabamedia.com/pengertian-dos-beserta-fungsi-dan-sejarah-diciptakannya-dos-lengkap/

http://mitamelani.blogspot.com/2013/11/macam-macam-versi-dos.html

https://pptik.unida.gontor.ac.id/sejarah-dan-perkembangan-sistem-operasi-windows/

https://idcloudhost.com/panduan-windows-definisi-fungsi-dan-sejarahnya/#:~:text=Pertama%20kali%20windows%20diluncurkan%20pada,sangat%20bergantungnya%20pada%20penggunaan%20mouse.

https://www.caloninsinyure.com/content/sejarah/2019.09.12_009_Sejarah_Sistem_Operasi_Windows.html

https://caloninsinyure.com/content/sejarah/2019.10.21_011_Sejarah_Sistem_Operasi_Macintosh.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Linux

https://caloninsinyure.com/content/sejarah/2019.09.13_010_Sejarah_Sistem_Operasi_Linux-Page2.html

https://toghr.com/perkembangan-android-sistem/



Terima kasih telah mengunjungi blog saya, semoga bermanfaat.

Komentar